Sektor Pertanian Berkontribusi 34,63 Persen terhadap PDRB Bireuen Tahun 2025 - Berita dan Siaran Pers - Badan Pusat Statistik Kabupaten Bireuen

Untuk mendapatkan data BPS silahkan datang ke BPS Kabupaten Bireuen di Jln Medan-Banda Aceh 216,5 Km, waktu pelayanan di ruang Pelayanan Statistik Terpadu BPS Kabupaten Bireuen Pada 07:30 sampai 16:00 WIB dengan istirahat 12.00 sd 13.30 WIB

Bantu kami meningkatkan kualitas pelayanan dengan berpartisipasi pada Survei Kebutuhan Data 2026

Beranda

Produk - Berita dan Siaran Pers

Sektor Pertanian Berkontribusi 34,63 Persen terhadap PDRB Bireuen Tahun 2025

Sektor Pertanian Berkontribusi 34,63 Persen terhadap PDRB Bireuen Tahun 2025

Sektor Pertanian Berkontribusi 34,63 Persen terhadap PDRB Bireuen Tahun 2025

18 Agustus 2026 | Kegiatan Statistik Lainnya


Di balik setiap angka pertanian, terdapat kerja keras ribuan petani yang terus menjaga produktivitas lahan dan ketersediaan pangan di Kabupaten Bireuen. Sektor pertanian tidak hanya menjadi sumber penghidupan masyarakat, tetapi juga memiliki peran strategis dalam menggerakkan perekonomian daerah. Pada tahun 2025, sektor pertanian memberikan kontribusi sebesar 34,63 persen terhadap PDRB Kabupaten Bireuen. Angka tersebut menunjukkan bahwa pertanian masih menjadi salah satu fondasi penting bagi perekonomian Bireuen.


Besarnya peran sektor pertanian juga terlihat dari jumlah masyarakat yang terlibat di dalamnya. Tercatat sebanyak 73.589 rumah tangga pertanian di Kabupaten Bireuen yang menjadi bagian dari aktivitas produksi dan usaha pertanian. Jumlah tersebut menggambarkan luasnya ekosistem pertanian sekaligus besarnya ketergantungan masyarakat terhadap sektor ini. Karena itu, penguatan sektor pertanian secara langsung juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.


Dukungan terhadap pertanian Bireuen tidak hanya berasal dari sumber daya manusia, tetapi juga dari pemanfaatan teknologi dan mekanisasi. Saat ini, terdapat lebih dari 85 ribu alat dan mesin pertanian (alsintan) yang mendukung berbagai aktivitas pertanian di daerah. Pemanfaatan alsintan diharapkan dapat meningkatkan efisiensi kerja, produktivitas, serta membantu petani menghadapi berbagai tantangan dalam proses budidaya. Modernisasi menjadi semakin penting agar sektor pertanian mampu berkembang mengikuti kebutuhan dan perkembangan zaman.


Potensi tersebut salah satunya tercermin dari produksi padi Kabupaten Bireuen yang mencapai 158.432 ton pada tahun 2025. Produksi ini menunjukkan kapasitas pertanian daerah dalam menyediakan kebutuhan pangan sekaligus memberikan kontribusi terhadap aktivitas ekonomi masyarakat. Di balik capaian tersebut terdapat rangkaian proses panjang yang dilakukan petani, mulai dari pengolahan lahan, penanaman, pemeliharaan, hingga panen dan pemasaran. Setiap tahapan menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan produksi pangan di Bireuen.


Namun, peningkatan produksi perlu diikuti dengan upaya meningkatkan nilai tambah hasil pertanian. Hilirisasi menjadi salah satu langkah yang dapat dilakukan agar produk pertanian tidak hanya dipasarkan dalam bentuk bahan mentah, tetapi juga dikembangkan menjadi produk olahan yang memiliki nilai ekonomi lebih tinggi. Dengan demikian, manfaat ekonomi dari sektor pertanian dapat dirasakan lebih luas oleh petani dan pelaku usaha lokal. Pengembangan industri pengolahan berbasis komoditas lokal juga berpotensi membuka lapangan kerja serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.


Selain hilirisasi, dukungan terhadap produk petani lokal juga perlu terus diperkuat. Produk pertanian Bireuen memiliki peluang untuk dikembangkan melalui peningkatan kualitas, pengemasan, pemasaran, dan perluasan akses pasar. Penguatan rantai pasok dari petani hingga konsumen menjadi penting agar petani memperoleh posisi yang lebih baik dalam rantai ekonomi. Dengan dukungan tersebut, hasil pertanian lokal tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan masyarakat, tetapi juga memiliki daya saing yang lebih kuat.


Pengembangan sektor pertanian juga membutuhkan kolaborasi berbagai pihak. Pemerintah, petani, kelompok tani, pelaku usaha, lembaga pendidikan, hingga masyarakat dapat mengambil peran dalam menciptakan ekosistem pertanian yang produktif dan berkelanjutan. Dukungan terhadap teknologi, sarana produksi, peningkatan kapasitas petani, akses pembiayaan, serta kepastian pasar perlu dilakukan secara berkesinambungan. Kolaborasi tersebut menjadi kunci agar potensi besar pertanian Bireuen dapat diubah menjadi peningkatan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat.


Pada akhirnya, angka 34,63 persen kontribusi pertanian terhadap PDRB, 73.589 rumah tangga pertanian, lebih dari 85 ribu alsintan, dan produksi padi sebesar 158.432 ton bukan sekadar data statistik. Di balik angka tersebut terdapat keringat, kerja keras, dan ketekunan petani Bireuen dalam menjaga pangan sekaligus menggerakkan ekonomi daerah. Potensi besar ini perlu terus dijaga dan dikembangkan melalui modernisasi pertanian, hilirisasi, serta dukungan terhadap produk petani lokal. Ketika pertanian semakin maju dan petani semakin berdaya, Bireuen pun akan semakin kuat dan sejahtera.


Untuk informasi dan cerita lebih lanjut seputar pertanian serta pembangunan di Kabupaten Bireuen, kunjungi halaman berikut: Bireuen Dalam Angka
Badan Pusat Statistik

Badan Pusat Statistik

Badan Pusat Statistik Kabupaten Bireuen (Statistics of Bireuen Regency)Jl.Banda Aceh-Medan Km 216

5

Desa Mns Blang

Kec. Kota Juang

Kab. Bireuen

Provinsi Aceh Telp (6244) 21622  Faks (62-44) 21622

Mailbox : [email protected]

logo_footer

Government Public Relation

Sumber dari Kementerian Komunikasi dan Digital

Hak Cipta © 2023 Badan Pusat Statistik